TEKNIK ASESMEN PEKSOS LEVEL MAKRO

sumber gambar : https://oceannaz.files.wordpress.com/

Teknik asesmen dalam profesi pekerjaan sosial pada level makro memiliki objek sasaran yang berbeda dengan level mikro. Asesmen yang merupakan tahap pertama dalam membantu klien, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang diperlukan guna menyusun rencana dan tindakan yang tepat. Pada level makro, asesmen lebih banyak menggunakan strenght perspective.

Asesmen pada level makro ditujukan untuk :

  1. Menyediakan informasi tentang mengapa asesmen dilakukan, siapa yang terlibat, bagaimana informasi ditangani
  2. Mengumpulkan informasi yang dapat menggambarkan situasi secara lengkap dan menyeluruh serta menganalisis risiko
  3. Mengumpulkan bukti dari informasi yang tersedia, serta
  4. Mengarahkan kepada pengambilan keputusan oleh tim antardisipli

 

Beberapa ahli telah menuliskan teknik asesmen pada level makro, pengelompokkan teknik tersebut adalah sebagai berikut :

1. Participatory Rural Appraisal (PRA)

2. Method of Participatory Assesment (MPA)

3. Tools of Participatory (ToP)

4. Zieel Orientierte Project Panning (ZOPP)

5. Logical Framework Approach (LFA)

6. Asesmen Organisasi

Setiap pengelompokan tersebut memiliki teknik yang sama untuk tujuan yang sama, beberapa lainnya dengan teknik berbeda. Untuk lebih jelas berikut adalah beberapa teknik berdasarkan pengelompokkannya :

1. PRA

  • Penelusuran sejarah desa
  • Pembuatan kalender musim
  • Pembuatan peta desa
  • Penelusuran lokasi
  • Diagram Venn
  • Bagan Alur
  • Matrik ranking
  • Penyusunan rencana kegiatan

2. MPA

  • Klasifiikasi kesejahteraan
  • Pemetaan wilayah
  • Transect Walk
  • Menekunali masalah, kebutuhan dan sumber
  • Menentukan prioritas masalah

3. LFA

  • Menemukenali masalah, kebutuhan dan sumber
  • Analisis masalah
  • Analisis tujuan
  • Analisis alternatif
  • Analisis pihak terkait
  • Menyusun perencanaan proyek

4. ToP

  • Diskusi
  • Lokakarya
  • Menyusun rencana tindak

5. ZOPP

  • Kajian permasalahan
  • Kajian tujuan
  • kajian alternatif (pilihan-pilihan)
  • Menyusun matrik program
  • Kajian peran
  • Analisis kebutuhan dan biaya
  • Merinci pekerjaan dan jadwal kegiatan

6. Asesmen Organisasi

  • Diagram Venn
  • IDF
  • Peka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *