I FEEL LIKE I AM BEHIND, AM I BEHIND?

Foto: ern

Resolusi yang pernah saya rencanakan di awal 2017 kemarin adalah bentuk ejawentah dari apa yang menjadi harapan, berbekal dari analisa sederhana atas siapa saya, kebutuhan saya dan potensi serta kelemahan saya. Simpelnya, resolusi yang telah tersusun adalah resolusi oleh saya dan untuk saya. Ahaha, demokrasi banget kan?
Tapi itulah kenapa, pasca mengevaluasi diri dengan pertanyaan ‘am I using my time wisely?’ Ternyata banyak targetan saya yang belum terealisasikan, di mana harusnya ia dapat tercapai sebelum Mid year 2017 kali ini. Sedih dong pasti. Konsekuensinya adalah saya harus meletakkan kesadaran bahwa langkah saya sedikit tertinggal.
Bukan menilai kata tertinggal itu pada perbandingan atas apa yang saya capai dengan apa yang rekan-rekan saya capai. Bukan pada itu. Karena saya yakin, setiap pribadi itu unik, kemampuan dan sikap masing-masing dari kita berbeda. Usaha pun juga barang tentu tidak sama.
Saya sedikit tertinggal atas rencana saya sendiri. Kurang adil sepertinya jika saya hanya sanggup mengeluh dan tidak berani mengubah diri. Apalagi merasa semakin terpuruk lihat kecemerlangan prestasi dan kesuksesan rekan-rekan.
Oke, inilah saatnya. Kejar ketertinggalan dengan kerjakeras dan usaha yang maksimal. Karena salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup menurut Buya Hamka adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.
#day3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *