SELF – TALK

Foto: ern

Dear, tidak akan ada perubahan kalau kita hanya seperti ini. Kemajuan tidak akan pernah kita dapat dan resolusi hanya sekedar resolusi. Kita akan bimbang dalam kondisi jalan di tempat, stagnan.
Iya dear, aku dan kamu sebagai jasad dan jiwa sudah waktunya untuk menepi dari hiruk pikuk keadaan. Di mana arus telah lama membawa kita pada gegap gempitanya kesibukan, sibuk kerja-sibuk rutinitas kita menyebutnya. Sampai pada satu rasa kita tidak merasakan nilai apa-apa, hanya sebentuk pola bangun-tidur setiap harinya.
Kita perlu berbincang pada diri. Kita harus membincang ‘bagaimana’ untuk masa depan, untuk kembali memahami siapa kita dan ingin jadi apa kita, tentu berbekal atas resolusi yang telah kita tata. Evaluasi dan perencanaan ulang tentang asa dan cita di 2017 ini harus segera kita upayakan. Marilah kita berbincang dengan akal yang kita jernihkan, dengan hati yang kita mapankan dengan kondisi yang kita lapangkan.
Target kita masih banyak, harapan kita masih menumpuk. Kemarin kita terlampau asyik dengan dunia kita, lena dengan impian yang kita tanam. Sedikit melupa tentang apa definisi kerja keras, terlalu sering mengedepankan kesah saat gagal dalam uji-coba, sangat ambisius namun kurang realistis. Kita perlu menata ulang semuanya. Sebagai jasad, aku meletakkan kejujuran atas keinginan dan kemampuanku. Juga kamu, sebagai jiwa sampaikan sejujurnya bagaimana yang kamu mau dan yang kamu mampu. Lantas kita menyejajarkannya, menyandingkan agar sebanding.
Biar jalan usaha kita seimbang melalui keseimbangan sebagaimana tubuh yang kata Ann Thomson mampu mempertahankan kesetimbangan dalam statis maupun dinamik dengan aktivitas yang minimal.
Hingga akhirnya, selepas kita berbincang tentang dan pada diri kita, aku dan kamu tidak terlampau merasa berat, bisa kompromi kita sampai tercapai semua apa yang telah kita catat. Resolusi 2017 kita dapat terealisasikan dengan sempurna.
#day4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *