HAVE I DONE ENOUGH?

Foto: Ern

Hendak menyusun narasi bentuk apapun inti jawaban yang saya miliki adalah sama, belum cukup. Masih jauh pencapaian dari targetan yang sudah terencana. Ada berapa usaha yang harus tertunda dan bahkan terlaksana namun tidak sebagaimana mestinya. Bukan gagal, tapi masih kurang.
Setengah tahun berjalan, cukup pesimis juga aslinya. Poin-poin harapan serasa menguap tak ada sisa. Sebatas tulisan dalam resolusi tahunan yang belum juga terealisasikan. Usaha saya sungguh belum maksimal. Duh gusti, beri saya jalan terang dan kemudahan yang mengimbangi kesungguhan ya, biar saya gak menyesal dan nangis berkepanjangan.
Tapi, bukankah ciri orang terbaik adalah mereka yang mau menghargai pencapaian yang sudah diperoleh? Enam bulan kemarin cukuplah jadi evaluasi dan bahan pertimbangan, maka esok masih ada 6 bulan lanjutan untuk mengejar ketertinggalan.
Dan masih selalu saya ingat Thomas Alfa Edison pernah menyampaikan many of life’s failures are people who did not realize how close they were to success when they gave up, kegagalan dalam kehidupan umumnya adalah orang-orang yang tidak menyadari seberapa dekatnya mereka dengan kesuksesan di saat mereka menyerah.
Yes, banyak hal yang harus saya kejar dan selesaikan. Usaha kemarin belum dapat dikatakan cukup, namun bukan gagal. Belum tercapainya targetan kemarin pastilah dekat dengan kesuksesan, asal besok-lusa hingga seterusnya saya terus mengupayakannya.
#day1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *