Review Buku Drugs Arent Cool They Make You Act Like a Fool

Drugs Arent Cool They Make You Act Like a Fool tulisan Dr CSP Wekadigunawan ini simple, berbobot dan jelas.

Buku yang diterbitkan Gramedia 2019 lalu ini recover dari terbitan 2006 silam sepertinya, dengan cover dan remix judul baru, sebelumnya “Keren Tanpa Narkoba”. Ibu Weka demikian penulis biasa disapa berhasil mengedukasi masyarakat umum melalui buku ini. Beliau sukses berat dalam cakupan memberikan penerangan dan menambah pemahaman untuk pembaca terkait apa itu Narkotika dan Zat Adiktif (NAZA) ataupun Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lain (NAPZA).

Buku ini disasarkan untuk kalangan remaja agar dapat digunakan sebagai sarana filterisasi bagaimana seharusnya langkah mereka menyikapi godaan pun ancaman tentang narkoba. Lebih pada bekal dalam pergaulan.

Kepada masyarakat umum, disediakan beberapa bab yang secara ringkas menjelaskan tentang ciri fisik, latar belakang, pola penanganan awal bagi korban pecandu NAPZA.

Bagian akhir dalam buku ini menitipkan pesan kepada para orangtua berupa upaya apa saja yang dilakukan kepada anak agar anak dapat terhindar dari penyalahgunaan zat.

Secara garis besar, seperti yang saya bilang diawal – beliau sukses dalam memberikan edukasi kepada masyarakat umum. Namun harapan saya belum terpenuhi sepenuhnya. Ekspektasi yang muncul pertama kali pasca membaca background beliau yang berasal kalangan akademisi, dimana sekarang beliau sebagai Senior Medical Lecturer at Universitas Sebelas Maret. Inginnya telaahan dan pembahasan tentang jenis-jenis NAPZA dan kisaran puluhan jenis zat yang sudah masuk di Indonesia itu seperti apa saja. Beserta turunan serta penggolongan NAPZA lebih dalam teruraikan.

Mungkin Ibu Weka akan menulis buku penunjang serta pelengkap lanjutan yang peruntukannya lebih ditujukan kepada praktisi rehabilitasi korban penyalahgunaan NAPZA seperti halnya saya.

Apalagi di bagian bab akhir, beliau mengupas ringkas tentang bab kopi dan teh. Ah, jadi sensitif saya jadinya. Tercampur lah baper di sayanya. Dalam bab ini, Ibu Weka menyarankan untuk kurangi asupan kafein dalam tubuh kita. Banyaknya kafein akan mempengaruhi penyerapan kalsium pada tubuh kita. Dalam hati saya menjawab, ” Baik bu, akan saya coba”.
So far, saya turut memberikan apresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada Ibu Weka, yang secara pasti telah membantu menyelamatkan generasi muda penerus bangsa untuk terhindar lantas melawan penyalahgunaan NAPZA.
Aceh, 4 Maret 2019 – Erna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *