Merdekakan Ketaatanmu

Logika adalah timbangan,
penimbang atas nalar pemikiran,
berpikir untuk satu pilihan,
paripurna memilih dalam satu ketetapan,
tetap merdeka dalam pikir dan tindakan.

Taat adalah ketundukan,
taat adalah mengikuti tanpa paksaan,
taat adalah bergerak karena kesadaran,
taat adalah tuntunan sebuah kepatuhan untuk melaksanakan
karena taat adalah konsekuensi atas pilihan,
pilihan-pilihan yang telah diparipurnakan,
adakah taat yang menghapuskan kemerdekaan?

Mari duduk bersama dan kita bicara tentang merdeka

Merdeka adalah kebebasan,
terbebasnya pikir untuk berdialektika
terbebasnya kehendak untuk bersikap,
merdeka adalah keberanian yang dipertanggungjawabkan.

Jika merdeka adalah bebas dalam kehendak dan pikir,
Maka merdeka adalah tata kesopanan untuk logika yang fakir.

Jika merdeka adalah kebebasan mengemuka,

Maka mengemuka dalam timbang nilai itulah skala kebebasannya

Jika hari ini,
tuan bicara merdeka adalah angka,
merdeka adalah sistematika peningkat dialogika,
merdeka adalah ketajaman pikir dan analisa,
merdeka adalah kewenangan tingkah semua saya,
tanpa ikatan,
tanpa bayang-bayang
tanpa aturan.

Maka liberalkanlah pikiranmu!

Liberalkan dirimu dari skala liberal nalar yang tidak terkendalikan

Jangan sebut merdeka jika tuan terbudak logika
Mari duduk bersama dan kita posisikan sebuah ketaatan,

Taat jamaah,
taat qiyadah,
taat utusan,
dan taat Tuhan.

Tuan, tidaklah ada yang punya merdeka sepenuhnya,
merdekamu hanya pinjaman terbatas waktunya,
pakai merdekamu untuk taat pada penciptamu.
merdekakan ketaatanmu pada tanggung jawab pilihanmu,
Jamaah, qiyadah, utusan dan Tuhan punya aturan yang harus dimerdekakan,
merdekakan ketaataatanmu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *