MERDEKALAH

 
Editor: ern 

Merdeka bukan hanya tentang terhentinya perang senjata. Tidak hanya pasca kumandang proklamasi terdengarkan. Merdeka adalah sifat mental, tekad, kesadaran dan kemauan untuk tidak mengungkung diri dalam belenggu kesewenangan, dalam permintaan yang menindas dan memaksa kepatuhan tunduk sedalam-dalamnya.
Merdekalah,
Mengguna segenap daya lantas mengupaya, meniti garis tuju ternama sejahtera. Menempatkan manusia sebagai rakyat di tempat yang semestinya. Tidak terlampau menekan tidak juga membiar-lepaskan. Menata dengan kuasa yang ada, semestinya, sewajarnya. Tidak bertingkah semau saya.
Merdekalah,
Menghargai capaian yang memang telah ada dan dipunya. Ini baik dan kebaikan, itu belum baik-bukan keburukan, hanya celah yang memang perlu lebih diperhatikan. Merdekalah dengan sepenuh hormat, hingga para pemangku jabat merasa dihargai atas segenap jerih yang mereka lakoni. Mereka bergerak, kita juga tetap bertindak. Karena merdeka menuntut kita pada kondisi taat teriring waspada. Menjadi kontrol yang meluruskan di kala melenceng, menegur di kala ada ulah-salah pun kaprah. Merdekalah.
Merdekalah,
Padu padan, kiri kanan, rakyat-pemerintahan. Tergandengkan tangan dengan tangan lantas beriring berjalan. Kuat, karena mereka bersatu. Tidak bodoh membodohi, tidak tikam menikam, tidak bunuh membunuh. Jikalau telah satu-terkuatkan lalu jalan bergandengan-beriringan lantas berpikirlah bersama, mengonseplah dengan seksama tentang arah laju kemudi negeri ini. Ke arah mana pembangunan akan diteruskan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *