MISYKAT

Foto: ern

Sebuah buku yang dikenai  judul MISYKAT oleh penulisnya, Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi. Direktur Jnstitute for Study of Islamic Thought and Civilizations (INSIST) ini mengharapkan buku tersebut nantinya mampu menjelaskan dan menerangkan apa yang selama ini kabur dan tidak jelas, mengisi apa yang selama ini kosong dan membuka apa yang selama ini ditutup-tutupi. Sebagaimana kata Misykat sendiri yang diadop dari An Nur : 35, Misykat ditafsiri sebagai lobang kecil dalam rumah seperti jendela kecil yang memantulkan cahaya. Dapat diartikan juga tempat lampu. Seperti halnya yang dipilihkan Al Ghazzali untuk menamakan bukunya dengan Misykat al Anwar (tempat atau lampu yang berisi cahaya-cahaya)

Buku dengan gaya tulisan seperti ini mungkin dapat dipertanyakan efektifitasnya dalam menjelajahi problematika yang ditimbulkan oleh arus westernisasi dan liberalisasi dan bahkan ditambah dengan globalisasi. Akan tetapi, tulisan pendek atau panjang itu masih dapat menyampaikan sebuah idea. Bahkan sebuah ideologi atau teori ilmiah dapat diekspresikan dalam satu kata atau satu kalimat. Sebab setiap kata berisi makna dan setiap makna mengandung konsep dan setiap konsep dihasilkan oleh worldview atau ideologi. Maka, kata atau kalimat itu bisa menjadi medium penyampaian ide, pendapat dan paham. Bahkan gagasan besar pun bisa dituangkan dalam bentuk puisi.

selengkapnya – saya merekomendasikan rekan-rekan semua untuk membacanya juga. ^_^ (ern)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *